Langsung ke konten utama

数字

 

ANGKA DALAM BAHASA JEPANG

  Minna-san! Doumo konnichiwa desu. Dalam kesempatan kali ini penulis akan mencoba membahas bagaimana cara penyebutan angka dalam bahasa jepang dengan mudah. Ada beberapa tips yang akan penulis sampaikan dalam postingan kali ini. Semoga bisa membantu minna-san dalam belajar angka bahasa jepang yaa!. Sebelum masuk kedalam materi, kita coba pahami dulu satuan-satuan angka di dalam bahasa jepang. Yaitu :

      I.         Satuan

ANGKA

HIRAGANA

ROMAJI

1

いち

ICHI

2

NI

3

さん

SAN

4

/よん

SHI/YON

5

GO

 

6

ろく

ROKU

 

7

なな/しち

NANA

8

はち

HACHI

9

きゅう

KYUU

0

ゼロ/れい

ZERO/REI

 

    II.        Belasan

ANGKA

HIRAGANA

ROMAJI

11

じゅういち

JYUUICHI

12

じゅうに

JYUUNI

13

じゅうさん

JYUUSAN

14

じゅうよん

JYUUYON

15

じゅうご

JYUUGO

16

じゅうろく

JYUUROKU

17

じゅうなな

JYUUNANA

18

じゅうはち

JYUUHACHI

19

じゅうきゅう

JYUUKYUU

 

 

   III.        Puluhan

ANGKA

HIRAGANA

ROMAJI

10

じゅう

JYUU

20

にじゅう

NIJYUU

30

さんじゅう

SANJYUU

40

よんじゅう

YONJYUU

50

ごじゅう

GOJYUU

60

ろくじゅう

ROKUJYUU

70

ななじゅう

NANAJYUU

80

はちじゅう

HACHIJYUU

90

きゅうじゅう

KYUUJYUU

 

Catatan : untuk penyebutan bilangan puluhan caranya adalah seperti ini, kita sebutkan dulu bilangan puluhannya setelah itu di ikuti dengan bilangan satuannya, contoh :

a)   23 = 20+3 = 20 bahasa jepangnya “nijyuu” lalu 3 bahasa jepangnya “san” , jadi 23 bahasa jepangnya adalah “nijyuu-san”

b)   46 = 40+6 = 40 bahasa jepangnya “yonjyuu” lalu 6 bahasa jepangnya “roku” ,jadi 46 bahasa jepangnya “yonjyuu-roku”

c)   97 = 90+7 = 90 bahasa jepangnya “kyuujyuu” lalu 7 bahasa jepangnya “nana” , jadi 97 bahasa jepangnya adalah “kyuujyuu-nana”.

 

  IV.        Ratusan (hyaku) ひゃく

 

Untuk penyebutan bilangan ratusan, rumusnya sama dengan bilangan puluhan, kita tinggal sebutkan angka satunya di tambah dengan kata “hyaku” di belakangnya, contoh : 

a)   100 = hyaku

b)   200 = 2+100 = 2 bahasa jepangnya adalah “ni” lalu 100 bahasa jepangnya adalah “hyaku” , jadi 200 = ni-hyaku

c)   500 = 5+100 = 5 bahasa jepangnya adalah “go” lalu 100 bahasa jepangnya “hyaku”, jadi 500 = go-hyaku

d)   456 = 4+100+5+10+6 , 4 bahasa jepangnya adalah “yon”, lalu 100 adalah “hyaku” , lalu 5 adalah “go”, lalu 10 adalah “jyuu”, lalu 6 adalah ‘roku’ , jadi 456 bahasa jepangnya adalah “yon-hyaku-go-jyuu-roku”

e)   788 = 7+100+8+10+8 , 7 bahasa jepangnya adalah “nana” , lalu 100 bahasa jepangnya “hyaku”, lalu 8 bahasa jepangnya “hachi” , lalu 10 adalah “jyuu” , lalu 8 adalah “hachi”, jadi 788 bahasa jepangnya adalah “nana-hyaku-hachi-jyuu-hachi”

 

Note : untuk angka 300,600,800 di bilangan ratusan memiliki penyebutan yang sedikit berbeda, yaitu

300 = sam-byaku

600 = roppyaku

800 = happyaku

 

   V.        Ribuan (sen)

Untuk penyebutan ribuan dalam bahasa jepang adalah “sen”

Contoh :

a)   1.467 = 1000+400+60+7 = 1000 bahasa jepangnya “sen”, 400 adalah “yon-hyaku”, 60 adalah “roku-jyuu”, 7 adalah “nana”, jadi 1.467 = sen-yon-hyaku-roku-jyuu-nana

 

Catatan : untuk angka 3000 = san-zen

                                         8000 = has-sen

 

  VI.        Puluhan ribu (man)

Untuk penyebutan puluhan ribu dalam bahasa jepang adalah “man”

Contoh :

a)   10.000 = ichi-man

b)   78.455 = 70.000+8000+400+50+5 = nana-man, has-sen, yon-hyaku, go-jyuu, go

 



 VII.        Tabel penyebutan umur

 

Umur dalam bahasa jepang satuanya adalah “sai” atau さい

Kata tanya nya adalah なんさい/おいくつ atau “nansai/oikutsu” artinya berapa umurmu?

 

Umur

hiragana

romaji

1

いっさい

Issai

2

にさい

Ni-sai

3

さんさい

San-sai

4

よんさい

Yon-sai

5

ごさい

Go-sai

6

ろくさい

Roku-sai

7

ななさい

Nana-sai

8

はっさい

Hassai

9

きゅうさい

Kyuu-sai

10

じゅっさい

jyussai

20

はたち

hatachi

 

 

 

Note : untuk penyebutan kelipatan angka 1,dan 8 maka penulisannya seperti tabel di atas, contoh :

a)   18 tahun : jyuu-hassai

b)   21 tahun : nijyuu-issai

c)   38 tahun : sanjyuu-hassai

 

Dst~

Postingan populer dari blog ini

Dilema Bersosial

  Dilema sosial   Media sosial dewasa ini menjadi sebuah medium yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Media sosial telah membentuk sebuah ruang bagi kita untuk menjalin sebuah interaksi semu antara kita, media pengekspresian diri, membentuk identitas diri, dan memahami dunia. Media sosial adalah salah satu wujud representasi dari kemajuan teknologi yang telah di kembangkan oleh umat manusia. Saat ini mudah melupakan fakta bahwa alat ini telah menciptakan hal-hal indah di dunia. Seperti mempertemukan orang yang telah lama berpisah, membantu menemukan donor organ, dll. Terdapat perubahan sistematik yang dihasilkan dari platform positif ini. Tapi kita terkadang terlalu naif dengan melupakan sisi lain koin ini. Kita bisa lihat di tempat-tempat berkumpul antara sanak family, teman atau semacamnya. Di tempat yang seharusnya kita dapat menjalin interaksi secara langsung antar individu tanpa dipisahkan oleh jarak, tetapi pemandangan yang kerap kita saksikan adalah setiap orang...

Jepang dan Paus

Apa yang akan terjadi jika tanpa paus? Akankah kehidupan laut mati? Berdampak buruk bagi lingkungan kita? Ada banyak pertanyaan tentang apa akibat dari ketiadaan paus. Orang-orang telah berburu paus sejak lama. Para peneliti mengatakan bahwa paus adalah rantai makanan, penting Untuk mamalia laut dan lingkungan. Perburuan paus dikenal dengan istilah Whaling . Aktivis anti perburuan paus diciptakan untuk melindungi paus dan menghentikan perburuan paus secara komersial. Aktivis anti perburuan paus telah melarang perburuan paus karena kekejaman, risiko kepunahan paus dan pentingnya paus bagi lingkungan. Pada tahun 2019 Jepang mengumumkan pengunduran dirinya dari International Whaling Commission , atau IWC, lembaga yang bertanggung jawab atas konservasi paus dunia. Jepang terdaftar sebagai anggota IWC sejak 1951. Tetapi, selama bertahun-tahun Jepang tetap memburu paus dengan alasan "untuk penelitian ilmiah". Tetapi Jepang juga menjual daging ikan paus, sebuah langkah yang dikritik...

Joya No Kane, Tradisi Tahun Baru di Jepang

Joya No Kane, Tradisi Tahun Baru di Jepang      Joya No Kane adalah tradisi tahunan di Jepang, yaitu membunyikan lonceng besar di dalam kuil Budha sebanyak 108 kali tepat pada tengah malam menjelang pergantian tahun.   Terdapat istilah Bonnou dalam bahasa Jepang yang disebut mewakili nafsu jahat dan membawa penderitaan bagi manusia. Bonnou melambangkan setiap pukulan ke lonceng sebanyak 108 kali. Bunyi lonceng sebanyak 108 kali ini diyakini dapat membantu seseorang untuk menyingkirkan nafsu dan keinginan jahat tersebut, sehingga di tahun yang baru diharapkan manusia seperti terlahir kembali bagaikan bayi yang masih suci.      Dalam tradisi Joya No Kane ini lonceng akan dibunyikan sebanyak 107 kali, yang mulai pukul 10 atau 11 malam pada tanggal 31 Desember. Setelah pergantian tahun, lonceng akan kembali dibunyikan 1 kali lagi untuk menggenapi jumlah 108. Pada bunyi lonceng terakhir, penduduk Jepang percaya itu adalah bunyi pamungkas yang mengusir s...