Langsung ke konten utama

Kokeshi

 

Sejarah Singkat Kokeshi

Boneka Kokeshi adalah boneka kayu Jepang yang dibuat secara tradisional untuk anak-anak. Konon, Kokeshi awalnya dijual kepada pengunjung di pemandian air panas di wilayah Tohoku, Jepang selama periode Edo akhir (1600-1868), untuk menambah bisnis dan menyibukkan tangan pekerja selama berbulan-bulan di musim dingin. Selama bertahun-tahun, Kokeshi menjadi semakin populer di seluruh dunia, terutama di kalangan shinichi dan kolektor.

Kini, boneka Kokeshi telah diakui sebagai salah satu kesenian rakyat paling berpengaruh di Jepang. Secara tradisional, boneka ini terdiri dari batang kayu sederhana dan kepala yang besar, tanpa lengan maupun kaki yang biasanya memiliki ukuran antara 5,7 dan 10 inci, dengan warna yang sederhana, 2 perpaduan warna, yaitu hitam dan merah atau kuning. Biasanya untuk membuat mata pada boneka ini hanya memberikan dua buah titik tebal pada wajahnya dan ada juga yang menggunakan sebuah garis kecil, sehingga boneka ini kurang menggambarkan ekspresi wajah.

Pada era yang lebih modern, desain Kokeshi telah menjadi semakin rumit, beragam, dan menghasilkan boneka yang menarik dan relatif seperti aslinya. Dengan warna yang lebih kaya dan penekanan pada ekspresi wajah. Sering bertema untuk merayakan acara khusus, menggambarkan hobi atau profesi, atau meniru karater fiksi.

Postingan populer dari blog ini

 "Menghadapi Ujian"      Ujian adalah kuasa Allah SWT. Manusia tidak ada kuasa atas datangnya ujian. Karena manusia makhluk yang lemah. Kita sebagai seorang hamba harus mengakui kebesaran dan kekuasaan Allah SWT sebagai pencipta sekaligus pengatur kehidupan kita. Tidak ada gunanya ketika manusia membanggakan kecanggihan teknologi kedokteran, farmasi, komunikasi dan sebagainya pada masa kini, karena ternyata akan sampai pada satu realita bahwa manusia tak sanggup mengalahkan kekuasaan Allah SWT. original photo by Alfilosography      Bahkan dengan kecanggihan teknologi masa kini untuk menghadapi makhluk kecil seperti virus saja, dunia nyaris lumpuh.Ingat bahwa kita sebagai seorang Mukmin akan selalu Allah SWT timpakan ujian dan musibah di setiap kehidupan kita. Seperti firman-Nya لَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ Kami pasti akan menguji kalian dengan sediki...

Dilema Bersosial

  Dilema sosial   Media sosial dewasa ini menjadi sebuah medium yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita. Media sosial telah membentuk sebuah ruang bagi kita untuk menjalin sebuah interaksi semu antara kita, media pengekspresian diri, membentuk identitas diri, dan memahami dunia. Media sosial adalah salah satu wujud representasi dari kemajuan teknologi yang telah di kembangkan oleh umat manusia. Saat ini mudah melupakan fakta bahwa alat ini telah menciptakan hal-hal indah di dunia. Seperti mempertemukan orang yang telah lama berpisah, membantu menemukan donor organ, dll. Terdapat perubahan sistematik yang dihasilkan dari platform positif ini. Tapi kita terkadang terlalu naif dengan melupakan sisi lain koin ini. Kita bisa lihat di tempat-tempat berkumpul antara sanak family, teman atau semacamnya. Di tempat yang seharusnya kita dapat menjalin interaksi secara langsung antar individu tanpa dipisahkan oleh jarak, tetapi pemandangan yang kerap kita saksikan adalah setiap orang...
  Mengulik Singkat Sejarah Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Amalannya a.    Sejarah Singkat Isra Miraj adalah peringatan dua peristiwa berbeda yang sangat penting dalam ajaran Islam. Isra Mi’raj adalah perjalanan suci yang dilakukan oleh Nabi Muhammad saw, tepatnya pada tahun ke-10 kenabiannya, dan ditempuh hanya dalam waktu satu malam. Dalam kejadian Isra diceritakan Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Masjidil Haram Mekah ke Masjidil Aqsa Yerusalem hanya dalam waktu satu malam. Mekah dan Yerusalem yang dipisahkan dengan jarak lebih dari 1200 km bisa ditempuh hanya dalam waktu satu malam dengan mengunakan Buraq yang dikirim oleh Allah untuk Nabi. Di malam yang sama, Nabi Muhammad juga dinaikkan Allah dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha untuk mendapatkan perintah shalat lima waktu. Peristiwa ini dituliskan dalama kejadian Mi’raj. Peristiwa Isra Miraj diperingati setiap tanggal 27 Rajab dalam kalender Hijriyah. Berdasarkan kalender Masehi, tahun ini Isra Mi...